Monday, 30 August 2010

"fantasi secangkir kopi"

secangkir kopi
kebetulan ada yang lewat dipikiran, kenapa gak ditulis...

ternyata listrik yang padam tadi malam berhasil membahagiakan hatiku sejenak...
kegiatan sehari-hariku dibuat terhambat olehnya dengan maksud mengalihkan perhatianku
kembali ke alam semesta yang kita semua setuju bahwa sangat cantik,
walau kerap kali kita mempermalukanya dimata kita sendiri..

ada sebuah pesan yang terukir pada saat itu.. tidak dalam secarik kertas ataupun email..
hmmm... kebiasaan alam yang selalu serba romantis dan penuh misteri...
perlu keahlian khusus untuk membacanya..
mungkin di ruang kosong, gunung tinggi, atau belakang rumah..
tidak juga, sebenarnya pesan itu telah tampak namun aku tidak memperhatikanya..

secangkir kopi hangat dan sesendok gula menarik bajuku dari belakang...
aku menoleh dan menyapanya.. ahh... kuajak dia ke teras kamarku yang sudah mulai gelap...
sambil menikmati musik aku berdansa dengan sendok.. lalu mengecupnya dipermukaan yang mulai
menghembuskan bau yang sudah tak asing lagi di hidungku.. mmmm..

pikiranku mulai berbisik, "kawan tampaknya kita akan melihat mereka yang biasanya terhalang"..
perasaanku tiba-tiba melompat kegirangan, tanda setuju diacungkanya dengan bersiul
mengikuti irama dentuman musik dari headphone yang menempel di telingaku..

satu demi satu pesan kecil mulai nampak di benak-ku..
kurang lebih begini bunyinya: "wahai sobat... nikmati sejenak hidupmu!"
"aahhh.. kata2 yang sudah biasa ku dengar" kataku menganggap remeh..
crrss..brrkk..dugg..!!! si hijau manis jatuh meninggalkan ranting pohon mangga..
"wahh.. aku ditegur" kataku tersenyum..

sekali lagi secangkir kopi yang masih hangat kembali menarik bajuku, yang kali ini dari samping kiri...
dengan spontan akupun langsung menegurnya kembali... dan mengajaknya menatap langit...
sepintas terlihat seperti para dewa sedang asik bermain lempar bintang...
senangnya mereka.. akupun ikut bahagia...


dibuat oleh:
sahabat secangkir kopi

No comments:

Post a Comment